Detail Cantuman Kembali
studi daya simpan abon ikan hiu (Carcharinus sp.) dengan campuran kelapa parut dan bahan tambahan antioksidan BHT (Butylated Hydoxytoluen)
studi daya simpan abon daging ikan hiu ini bertujuan untuk mengetahui mutu abon daging ikan hiu selama penyimpanan 2 bulan dengan menggunakan bahan campuran kelapa parut dan penambahan antioksidan BHT sebagai parameter terhadap daya simpan abon ikan hiu. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen yang pada dasarnya metode ini dilakukan dengan cara mengadakan percobaan untuk melihat hasil. Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) Faktorial dengan menggunakan 2 faktor dan 3 ulangan. Faktor pertama adalah konsentrasi kelapa parut 0, 15, 30 dan faktor yang kedua adalah penambahan konsentrasi BHT 0; 0,01; 0,02 hubungannya dengan lama bulan penyimpanan. Data dianalisis menggunakan Analisa Sidik Ragam yang dilanjutkan dengan Least Significant Difference (LSD). Perlakuan pencampuran kelapa parut berpengaruh nyata pada nilai peroksida abon daging ikan hiu tetapi tidak memberikan pengaruh nyata pada nilai aw, nilai TVB dan nilai TPC, sedangkan penambahan antioksidan BHT berpengaruh nyata pada nilai peroksida dan nilai TVB abon daging ikan hiu tetapi tidak memberikan pengaruh nyata pada nilai aw dan nilai TPC abon daging ikan hiu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa interaksi antara konsentrasi kelapa parut dan penambahan BHT tidak berpengaruh nyata pada hasil analisa aw, Angka Peroksida TVB, TPC. Nilai rata-rata interaksi aw tertinggi didapatkan 0,806667 ± 0,0027737 dan terendah didapatkan 0,738600 ± 0,1147064. Nilai rata-rata interaksi Angka Peroksida terendah adalah 1,867 ± 0,9238 (mg Oksigen/100g) dan tertinggi adalah 5,067 ± 1,2220 (mg Oksigen/100g). Hasil analisa TPC menunjukkan bahwa penammbahan kelapa parut, BHT dan interaksinya tidak berbeda nyata. Nilai interaksi tertinggi adalah 5,1567 ± 2,30003 (coloni/g) dan yang terendah adalah 1,8033 ± 0,30006 (coloni/g). Berdasarkan Uji Efektivitas nilai terbaik yang didapatkan pada penelitian studi gaya simpan abon ikan hiu adalah perlakuan K2AI 2 yaitu, dengan pencampuran kelapa parut 15, penambahan BHT 0 pada penyimpanan 1 bulan. Perlakuan tersebut memiliki nilai aw 0,7845, nilai TVB 8, nilai peroksida 1,60 dan nilai TPC 2,4. Pada penelitian ini dapat disimpulkan bahwa abon ikan hiu dapat bertahan sampai 2 bulan dengan menggunakan konsentrasi BHT dan kepala parut.
625.04.99 Apr s
NONE
Text
Indonesia
Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan, Universitas Hang Tuah
2004
Surabaya
ix, 88 p. : ill. ; 29 cm.
LOADING LIST...
LOADING LIST...







